Ilmu HRD

Blog berbagi ilmu untuk praktisi HR

Breaking

Cari di Blog Ini

Showing posts with label Dynamic Array. Show all posts
Showing posts with label Dynamic Array. Show all posts
Tuesday, March 18, 2025

Trik Excel: Kombinasi FILTER, UNIQUE, dan SORT untuk Pengolahan Data

Microsoft Excel terus berkembang dengan fitur-fitur canggih yang memudahkan pengolahan data. Salah satu kemajuan terbaru adalah fungsi dinamis seperti FILTERUNIQUE, dan SORT. Ketiga fungsi ini dapat dikombinasikan untuk menyelesaikan berbagai tugas pengolahan data secara efisien. Berikut adalah empat kombinasi menarik yang bisa Anda coba dengan menggunakan sample data pada artikel sebelumnya yaitu Mengenal_Formula_Baru


1. FILTER + SORT: Menyaring dan Mengurutkan Data

Kombinasi ini sangat berguna ketika Anda ingin menyaring data berdasarkan kriteria tertentu dan mengurutkannya secara otomatis.

Contoh Formula:

=SORT(FILTER(B3:E13; C3:C13="Camp");4;-1)

Penjelasan:

·         Formula ini menggunakan fungsi FILTER untuk menyaring data dari rentang B3:E13 berdasarkan kondisi tertentu, yaitu nilai di kolom C3:C13 harus sama dengan "Camp".

·         SORT(..., 4,-1) mengurutkan hasil filter tersebut berdasarkan kolom keempat (descending).

Kegunaan:

·         Menyaring daftar penjualan dan mengurutkannya berdasarkan nilai tertinggi.

·         Memfilter data karyawan berdasarkan departemen dan mengurutkannya berdasarkan nama.


2. FILTER + UNIQUE: Menyaring Data dan Menghapus Duplikat

Kombinasi ini ideal untuk menyaring data sekaligus menghilangkan entri duplikat.

Contoh Formula:

=UNIQUE(FILTER(B3:E13; C3:C13="Camp"))











Gambar 1

Penjelasan:

·         Formula ini menggunakan fungsi FILTER untuk menyaring data dari rentang B3:E13 berdasarkan kondisi tertentu, yaitu nilai di kolom C3:C13 harus sama dengan "Camp".

·         UNIQUE(...) menghapus baris duplikat dari hasil filter, sehingga dikembalikan hanya 5 baris saja tanpa duplicate data seperti pada gambar 1 diatas.




Gambar 2

Kegunaan:

·         Menyaring daftar pelanggan yang melakukan pembelian di atas nilai tertentu dan menghapus duplikat.

·         Mengambil daftar produk unik yang memenuhi kriteria tertentu.


3. UNIQUE + SORT: Menghapus Duplikat dan Mengurutkan Data

Kombinasi ini berguna ketika Anda ingin menghapus duplikat dan mengurutkan data secara bersamaan.

Contoh Formula:

=SORT(UNIQUE(B3:E13);4;-1)

Gambar 3

Penjelasan:

·         UNIQUE(A2:B10) menghapus baris duplikat dari rentang data. Yaa, memang pada contoh data diatas memang hanya ada satu duplicate data yaitu

Gambar 4

·         SORT(...) mengurutkan data yang sudah di-unique secara default berdasarkan kolom keempat (descending).

Kegunaan:

·         Membuat daftar nama atau produk unik (tanpa duplikat) yang sudah terurut.

·         Menyiapkan data untuk laporan atau presentasi dengan format yang rapi.


4. FILTER + UNIQUE + SORT: Kombinasi Ultimate untuk Pengolahan Data

Kombinasi ini menggabungkan ketiga fungsi untuk menyaring, menghapus duplikat, dan mengurutkan data sekaligus.

Contoh Formula:

=SORT(UNIQUE(FILTER(B3:E13;C3:C13="Camp"));4;-1)

Gambar 5

Penjelasan:

·         Formula ini menggunakan fungsi FILTER untuk menyaring data dari rentang B3:E13 berdasarkan kondisi tertentu, yaitu nilai di kolom C3:C13 harus sama dengan "Camp".

·         UNIQUE(...) menghapus baris duplikat dari hasil filter.

·         SORT(..., 4,-1) mengurutkan hasil filter tersebut berdasarkan kolom keempat (descending).

Kegunaan:

·         Menyaring data penjualan, menghapus duplikat, dan mengurutkannya berdasarkan nilai transaksi atau revenue pada contoh diatas.

·         Membuat daftar unik dari data inventaris yang memenuhi kriteria tertentu dan mengurutkannya berdasarkan kategori.


Kesimpulan

Dengan kombinasi FILTERUNIQUE, dan SORT, Anda dapat mengolah data di Excel dengan lebih cepat dan efisien. Setiap kombinasi memiliki kegunaan spesifik yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan analisis data Anda. Cobalah untuk mempraktikkan formula-formula di atas dan lihat bagaimana produktivitas Anda meningkat!

Ronald Ardo@2025

#Excel #DynamicArray #Formula


Tuesday, March 04, 2025

Mengenal Formula Baru Microsoft Excel, Fitur yang wajib dicoba di 2025 (Part2)

Excel terus berkembang dengan menghadirkan fungsi-fungsi baru yang memudahkan pengguna dalam mengelola dan menganalisis data. Pada Part 2 ini akan membahas tiga fungsi yang sangat berguna dan semakin populer adalah  SORT, FILTER, dan UNIQUE. Fungsi-fungsi ini memungkinkan Anda untuk memanipulasi data secara dinamis tanpa perlu menggunakan rumus yang rumit atau pivot table. Mari kita bahas satu per satu!


1. Fungsi FILTER

 

Fungsi FILTER memungkinkan Anda untuk menyaring data berdasarkan kriteria tertentu. Ini sangat berguna ketika Anda ingin mengekstrak data yang memenuhi syarat tertentu dari dataset yang besar.

 

Sintaks:

 

=FILTER(array; include; [if_empty])

 

·           array: Rentang data yang ingin Anda filter.

·           include: Kriteria logis yang menentukan data mana yang akan disaring.

·           [if_empty]: (Opsional) Nilai yang akan ditampilkan jika tidak ada data yang memenuhi kriteria.

 

Contoh Penggunaan:

 

Gambar 1


Misalkan Anda memiliki data perusahaan di sel B3:D10 , dan Anda ingin menampilkan hanya baris di mana kolom "Site" (D3:D10 ) adalah "Madura":

 

F3: =FILTER(B3:D10, D3:D10="Madura", "Tidak ada data")

 

Hasil: Tidak ada data

 

Ulangi lagi dengan menulis formula!

 

F3: =FILTER(B3:D10, D3:D10="Jakarta", "Tidak ada data")

 

Gambar 2

 

Hasilnya akan menampilkan semua baris di mana Site adalah "AsiaRestro". Jika tidak ada data yang memenuhi kriteria, Excel akan menampilkan "Tidak ada data".


2. Fungsi SORT

 

Fungsi SORT memungkinkan Anda untuk mengurutkan data berdasarkan kolom tertentu, baik secara ascending (naik) atau descending (turun).

 

Sintaks:

 

=SORT(array; [sort_index]; [sort_order]; [by_col])

 

·           array: Rentang data yang ingin diurutkan.

·           [sort_index]: (Opsional) Kolom atau baris yang digunakan sebagai dasar pengurutan.

·           [sort_order]: (Opsional) 1 untuk ascending (default), -1 untuk descending.

·      [by_col]: (Opsional) FALSE untuk mengurutkan berdasarkan baris (default), TRUE untuk mengurutkan berdasarkan kolom.


Contoh Penggunaan Pertama:


Gambar 3

Misalkan Anda ingin mengurutkan data kolom nama Site di D3:D10  secara ascending:

 

F3: =SORT(D3:D10; ;1)

 

Hasilnya akan menampilkan data yang sudah diurutkan dari Site yang berawalan A ke Z dalam contoh diatas mulai dari Kota Batam hingga Surabaya. Jika ingin kebalikan atau secara descending yaitu dari Z-A silakan dicoba dengan formula ini:

 

F3: =SORT(D3:D10; ;-1)

 

Contoh Penggunaan Kedua:

 

Misalkan Anda ingin mengurutkan data kolom Site di B3:D10 berdasarkan kolom kedua yaitu Remark secara ascending:

 

F3: =SORT(B3:D10;2;1)

 

Gambar 4

Hasilnya akan menampilkan data dengan Spill Range tidak hanya menampilkan satu kolom saja tetapi ketiga kolomnya dipindahkan dalam area kotak biru yang sudah diurutkan berdasarkan kolom Remark secara ascending.

Silakan mencoba mandiri dan bedakan dengan contoh penggunaan kedua ini dengan menulis pada lembar excel Anda,

 

F3: =SORT(B3:D10;3-1)

 

INGAT!

Pastikan area kolom G:H kosong yaitu bersih dari data lain, karena Spill Range tidak akan bekerja dan tampil hasil #SPILL!

 


3. Fungsi UNIQUE

 

Fungsi UNIQUE digunakan untuk mengekstrak nilai unik dari suatu rentang data. Ini sangat berguna untuk menghapus duplikat dan mendapatkan daftar nilai yang berbeda.

 

Sintaks:

 

=UNIQUE(array; [by_col]; [occurs_once])

 

·            array: Rentang data yang ingin diekstrak nilai uniknya.

·            [by_col]: (Opsional) FALSE untuk memeriksa duplikat berdasarkan baris (default), TRUE untuk memeriksa berdasarkan kolom.

·            [occurs_once]: (Opsional) FALSE untuk menampilkan semua nilai unik (default), TRUE untuk menampilkan hanya nilai yang muncul sekali.

 

Contoh Penggunaan:



Gambar 5


Misalkan Anda memiliki daftar nama di B3:B10 dan ingin mengekstrak nama-nama perusahaan secara unik:

 

=UNIQUE(B3:D10)

 

Hasilnya akan menampilkan daftar nama perusahaan tanpa duplikat pada Spill Range sebanyak 3 baris otomatis.

Agar anda berhasil memahami cara kerja formula ini silakan mencoba:

1.    Tambahkan nama perusahaan baru KantinNusantara sebanyak 2 baris pada B11 dan B12

2.    Tuliskan rumus pada F3:=UNIQUE(B3:D12)

 

Apakah hasil seperti dibawah?

 

Gambar 6


Kelebihan Fungsi-Fungsi Ini:

 

·         Dinamis: Hasil akan otomatis diperbarui jika data sumber berubah.

·         Mengurangi Ketergantungan pada Pivot Table: Anda bisa melakukan analisis data langsung di lembar kerja tanpa perlu pivot table.

·         Mudah Dipelajari: Sintaksnya sederhana dan intuitif.


Catatan:

·      Fungsi FILTERSORT, dan UNIQUE tersedia di Excel 365 dan Excel 2021 ke atas. Jika Anda menggunakan versi Excel yang lebih lama, fungsi ini mungkin tidak tersedia.

·       Pastikan data Anda terstruktur dengan baik (misalnya, memiliki header) untuk memudahkan penggunaan fungsi-fungsi ini.


Dengan memahami dan memanfaatkan fungsi FILTERSORT, dan UNIQUE, Anda dapat menghemat waktu dan meningkatkan efisiensi dalam mengelola data di Excel. Selamat mencoba!

 

Ronald Ardo@2025

#Excel #AnalysisToolpak #Histogram #Formula

 


Thursday, February 20, 2025

Mengenal Formula Baru Microsoft Excel, Fitur yang wajib dicoba di 2025 (Part1)

Microsoft Excel terus berkembang dengan menghadirkan fitur-fitur baru yang memudahkan pengguna dalam mengolah data. Di tahun 2025, Excel kembali memperkenalkan beberapa formula dan fungsi terbaru yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam analisis data. Artikel ini akan mengajak anda mengenal formula-formula baru tersebut dan bagaimana mereka dapat membantu pekerjaan anda sehari-hari. Sebelum mencoba pastikan list separator anda titik koma “;” karena mungkin saja settingan di komputer anda adalah koma “, “.

 

1. Fungsi TEXTSPLIT: Memisahkan Teks dengan Mudah

Fungsi TEXTSPLIT adalah salah satu fitur baru yang sangat berguna untuk memisahkan teks berdasarkan delimiter tertentu. Misalnya, jika anda memiliki data alamat email yang dipisahkan oleh tanda koma, anda dapat dengan mudah memisahkannya menjadi kolom terpisah. Tulislah formula,

B2: =TEXTSPLIT(A2;”-“)

Gambar. 1

Formula ini akan memisahkan teks antara nama dan perusahaan.

B2: Supriyono 

C2: Karya Mandiri

 

2. Fungsi VSTACK dan HSTACK: Menggabungkan Data Secara Vertikal dan Horizontal

Fungsi VSTACK dan HSTACK memungkinkan anda menggabungkan beberapa range data secara vertikal atau horizontal tanpa perlu menggunakan rumus yang rumit.

Tulis formula:

E3: =VSTACK(A2:C5;A8:C11)

Gambar. 2

Formula ini akan menggabungkan data dari range A2:C5 dan A8:C11 secara vertikal.


Tulis formula:

E3: =HSTACK(A2:C5;A8:C11)

Gambar. 3

Formula ini akan menggabungkan data dari range A2:C5 dan A8:C11 secara horisontal.

 

3. Fungsi LAMBDA: Membuat Fungsi Kustom anda Sendiri

Fungsi LAMBDA adalah fitur canggih yang memungkinkan anda membuat fungsi kustom tanpa perlu menggunakan VBA. Dengan LAMBDA, anda dapat menyederhanakan rumus yang kompleks dan menggunakannya kembali di seluruh workbook. Langkah pertama, pilihlah menu di ribbon:

Formulas > Name Manager > … New

kemudian tulis di kotak

Name: THR

Refers to: =LAMBDA(X;Y;X*Y/12)

(jangan salah yaa … !)


Gambar. 4

Kemudian langkah berikutnya tulis formula dengan data yang telah disediakan di sel A2 dan B2,

C2: =THR(A2;B2)


Gambar. 5


Formula ini akan mengoperasikan formula yang telah dirancang dalam langkah pertama, formula ini bersifat kustom dimana susunan nilai basic dan bulan bisa tidak beraturan tempatnya.

 

4. Fungsi ARRAYTOTEXT: Mengubah Array Menjadi Teks

Fungsi ARRAYTOTEXT memungkinkan anda mengubah array atau range data menjadi teks dalam satu sel. Ini sangat berguna ketika anda perlu menampilkan data array dalam format yang lebih mudah dibaca.

Tulis formula dengan data yang telah disediakan terdahulu seperti pada gambar dibawah,

C2: =ARRAYTOTEXT(A2:A7)

Gambar. 6

Formula ini akan mengubah data di range A1:A7 menjadi teks yang dipisahkan oleh titil koma.

 

5. Fungsi XLOOKUP: Pengganti VLOOKUP yang Lebih Fleksibel

Meskipun bukan benar-benar baru, XLOOKUP masih menjadi salah satu fungsi yang paling banyak digunakan karena kemampuannya menggantikan VLOOKUP dan HLOOKUP. Fungsi ini lebih fleksibel dan mudah digunakan.

Tulis formula dengan data yang telah disediakan terdahulu seperti pada gambar dibawah,

E2: =XLOOKUP(D2;B2:B4;A2:A4)

Gambar. 7


Formula ini akan mencari nilai di sel D2 dalam range B2:B4 dan mengembalikan nilai yang sesuai dari range A2:A4 . Lebih fleksibel dari rumus VLOOKUP yang melegenda yaitu formula ini dapat mengambil data yang ada dia range sebelah kiri dari data pencariannya. Seperti inisialnya rumus ini “X” … extrim!

Formula dan fungsi baru di Microsoft Excel baru ini dirancang untuk memudahkan pengguna dalam mengolah data dengan lebih cepat dan akurat. Dari memisahkan teks hingga membuat fungsi kustom, fitur-fitur ini dapat membantu anda meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja. Jangan ragu untuk mencoba formula-formula ini dan eksplorasi lebih lanjut untuk memaksimalkan penggunaan Excel dalam pekerjaan anda. Untuk mendapat respon atau pertanyaan silakan mengisi tulisan di kotak komentar.


Ronald Ardo@2025

#Excel #Formula #DynamicArray #XLOOKUP #LAMBDA #VLOOKUP #HLOOKUP

Entri yang Diunggulkan

Omnibus Law Ketenagakerjaan dan Urgensinya

Bogor, 31-01-2020. Sudah lebih sekitar tiga bulan terakhir ini, kita sering kali mendengar istilah "Omnibus Law" bahkan hingga sa...